Ciawi - SDN Cibedug 03 kembali menggelar kegiatan latihan rutin Pramuka Penggalang pada Kamis (16/04/2026) yang bertempat di lingkungan sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh anggota baru Penggalang yang sebelumnya merupakan Pramuka Siaga, sebagai bagian dari proses transisi menuju jenjang yang lebih tinggi dalam Gerakan Pramuka.

Latihan dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Ketua Gudep Putra, Kak Muhamad Furkon. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa masa peralihan dari Siaga ke Penggalang merupakan tahap penting dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab anggota Pramuka.

“Perpindahan dari Siaga ke Penggalang bukan hanya perubahan golongan, tetapi juga peningkatan sikap, kedewasaan, dan tanggung jawab. Saya berharap adik-adik dapat mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh,” ujar Kak Muhamad Furkon.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Pembantu Pembina, Kak Dasuki, yang membahas tentang Seragam Pramuka Penggalang sesuai dengan SK Kwarnas Nomor 174 Tahun 2012. Dalam penjelasannya, ia memaparkan bahwa seragam Penggalang terdiri dari baju coklat muda dan celana atau rok coklat tua, serta dilengkapi atribut seperti tutup kepala (baret atau topi buni), setangan leher merah putih, tanda regu, tanda jabatan (pratama atau pemimpin regu), serta Tanda Kecakapan Umum (TKU) yaitu Ramu, Rakit, dan Terap yang dipasang di lengan kiri.

Materi ini menjadi sangat penting bagi anggota baru Penggalang agar mereka memahami identitas barunya. Tidak hanya sekadar pakaian, seragam Pramuka memiliki fungsi untuk menanamkan kedisiplinan, kerapian, serta memperkuat rasa persaudaraan dan kebanggaan sebagai anggota Pramuka.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa warna coklat pada seragam Pramuka memiliki makna filosofis sebagai simbol penghormatan terhadap para pejuang kemerdekaan Indonesia, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme pada diri setiap anggota.

Adapun tujuan dari materi ini adalah untuk menanamkan identitas dan citra diri sebagai anggota Pramuka, melatih kedisiplinan dan kerapian dalam berpakaian, membentuk karakter yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sesuai Satya dan Darma Pramuka, serta memupuk jiwa korsa dan persatuan. Anggota juga dibekali pemahaman tentang penggunaan dan pemasangan atribut secara tepat sesuai aturan.

Setelah sesi materi, kegiatan ditutup dengan upacara penutupan yang berlangsung tertib dan penuh semangat, menandai berakhirnya latihan rutin hari itu.

Dalam keterangannya, Kak Muhamad Furkon menyampaikan harapannya,
“Melalui materi ini, kami ingin membentuk Penggalang yang disiplin, rapi, dan bangga dengan identitasnya. Semoga anggota baru dapat cepat beradaptasi dan menjadi teladan yang baik.”

Sementara itu, Kak Dasuki juga menambahkan,
“Seragam adalah cerminan diri. Harapan kami, adik-adik tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menerapkannya dalam setiap kegiatan sebagai wujud karakter Pramuka.”

Salah satu Penggalang Putri, Sarah, mengungkapkan kesannya,
“Saya senang bisa belajar tentang seragam Penggalang. Sekarang saya jadi lebih paham dan merasa bangga menjadi Penggalang.”

Hal serupa disampaikan oleh Penggalang Putra, Malik,
“Latihan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih disiplin dan mengerti pentingnya memakai seragam dengan benar.”

Melalui latihan ini, Gudep 24.039–24.040 SDN Cibedug 03 berharap anggota baru Penggalang mampu menjalani masa transisi dengan baik, serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi dalam Gerakan Pramuka.


Pewarta : MRUchan
Kontributor : NDas