Citeureup - Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai kegiatan Pelepasan Peserta Tapakan Pramuka Garuda Angkatan II yang dilaksanakan di Yayasan Al-Hidayah Tajur, Sabtu, 9 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut menjadi momentum penting bagi enam calon Pramuka Garuda untuk melanjutkan proses Tapakan Pramuka Garuda dengan membawa semangat, tanggung jawab, dan nama baik Gugusdepan.
Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Kak Ahmad Yani selaku Pembina Gugusdepan, Kak Sahla selaku Pembantu Pembina Putri, serta enam orang calon Pramuka Garuda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan kondusif, penuh antusiasme, dan diselimuti rasa bangga dari para peserta.
Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan pembina kepada para calon Pramuka Garuda yang telah melalui berbagai proses untuk mencapai tahap tersebut. Enam peserta dilepas untuk melanjutkan perjalanan dengan membawa harapan agar mampu memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Gugusdepan.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Ahmad Yani selaku Pembina Gugusdepan menyampaikan pesan penuh makna kepada para peserta.
“Selamat belajar, selamat berjuang, selamat mencari pengalaman. Kalian adalah putra-putri terbaik MTs Al-Hidayah Tajur yang berhasil mengikuti proses Tapakan Pramuka Garuda. Hari ini kalian Kakak lepas dengan bangga. Titip nama baik Gugusdepan, nama baik orang tua, dan nama baik kalian sendiri.”
Lebih lanjut, Kak Ahmad Yani berpesan agar para peserta mampu menjadi teladan serta terus mengabdikan diri dalam kegiatan kepramukaan.
“Kedepannya jadilah contoh, abdikan diri kalian di Pramuka, buat nama sekolah jadi lebih baik. Satu Kakak titip, jangan lupakan salat lima waktu, selelah dan sesibuk apa pun kalian di sana. Tidak ada artinya prestasi tinggi apabila kalian melupakan kewajiban sebagai seorang hamba. Selamat mencari ilmu, pulanglah dengan kondisi yang sehat dengan pengalaman yang hebat.”
Pesan tersebut menjadi bekal moral bagi para calon Pramuka Garuda untuk menjalani proses selanjutnya. Antusiasme dan kebanggaan terlihat dari para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan semangat.
Salah satu peserta, Mohcamad Azrian, mengungkapkan rasa lega sekaligus terharu setelah mengikuti prosesi pelepasan.
“Setelah dilepas rasanya lega. Dapat pesan yang berharga dari Kak Yani yang akan selalu saya ingat. Semoga pulang saya bisa membawa nama baik MTs Al-Hidayah Tajur lebih baik.”
Dengan dilepasnya enam calon Pramuka Garuda ini, diharapkan mereka mampu menjalani setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi Gugusdepan. Lebih dari sekadar mengejar sebuah predikat, perjalanan menuju Pramuka Garuda diharapkan menjadi proses pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta semangat pengabdian.
sahlakmla