CIBINONG — Bumi Perkemahan (Buper) Cimandala kembali menjadi saksi kreativitas dan ketangkasan para Pramuka Penggalang pada Minggu, 27 September 2026. Sebagai salah satu cabang bergengsi dalam rangkaian Lomba Tingkat 2 (LT-2) Kwartir Ranting (Kwarran) Cibinong, Lomba Pioneering Menara Pandang sukses menjadi tontonan yang memukau. Puluhan regu penggalang putra dan putri utusan dari berbagai Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Cibinong beradu kecakapan teknis dalam merakit tongkat pramuka menjadi struktur bangunan darurat yang menjulang tinggi dan kokoh.

Lomba pioneering ini diselenggarakan dengan tujuan menguji pemahaman aplikatif peserta terhadap teknik dasar kepramukaan, khususnya penguasaan simpul dan ikatan (tali temali). Pembuatan menara pandang bukanlah sekadar tugas merangkai kayu, melainkan sarana untuk melatih kecerdasan spasial, pemahaman ilmu konstruksi dasar yang aman, serta kepemimpinan. Kemampuan mendirikan struktur tinggi merupakan kecakapan survival yang fungsional di alam bebas, utamanya untuk memantau keamanan area perkemahan dan rute evakuasi dari ketinggian.

Jalannya perlombaan berlangsung penuh dinamika, konsentrasi, dan perhitungan presisi. Sesaat usai peluit tanda lomba dimulai berbunyi, setiap anggota regu langsung bergerak cepat sesuai dengan rancangan desain yang telah mereka pelajari. Ratusan meter tali pramuka ditarik, disilangkan, dan diikatkan pada puluhan tongkat menggunakan kombinasi simpul pangkal, ikatan palang, silang, dan canggah. Mereka harus bekerja paralel—sebagian merakit rangka bawah sebagai fondasi, sementara yang lain menyiapkan struktur atas—sembari memastikan keseimbangan bangunan agar tidak rubuh saat didirikan.

Tim juri dari Kwarran Cibinong melakukan inspeksi keamanan dan penilaian yang sangat ketat terhadap setiap struktur menara pandang yang telah rampung. Fokus evaluasi mencakup kekuatan konstruksi saat diuji beban, ketepatan serta kerapian jenis ikatan yang diaplikasikan, tingkat simetrisitas bangunan, dan efisiensi waktu pengerjaan regu. Melalui pembuktian di arena pioneering ini, para Pramuka Penggalang Cibinong menegaskan bahwa kolaborasi tim yang solid dan ketelitian teknik mampu menghasilkan karya bangunan darurat yang tangguh, aman, dan fungsional.

 

Unit Kominfo - Adhivarta Pakujajar                                                                                                                            Kwartir Ranting Cibinong