Parungpanjang - Mata lomba bivak menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Lomba Tingkat (LT) Kwarran Parungpanjang yang dilaksanakan di Wisata Alam Gunung Dago pada Minggu (31/5). Sebanyak 23 peserta Pramuka Penggalang mengikuti perlombaan ini untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membangun tempat berlindung darurat dengan memanfaatkan perlengkapan dan sumber daya yang tersedia di alam.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan peserta menuju ajang Lomba Tingkat tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab). Melalui mata lomba bivak, peserta tidak hanya dituntut memiliki keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga kemampuan bekerja secara efektif, kreatif, dan tepat dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Penilaian dilakukan oleh Kak Oji selaku juri bivak yang mengamati setiap tahapan pengerjaan peserta. Aspek yang dinilai meliputi kekuatan konstruksi, kerapihan, fungsi perlindungan, pemanfaatan material, serta ketepatan teknik yang digunakan. Selama perlombaan berlangsung, peserta tampak serius menyusun dan merancang bivak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Melalui mata lomba ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan bertahan di alam terbuka sekaligus menumbuhkan sikap mandiri, tanggung jawab, dan kerja sama. Selain menjadi bagian dari kompetisi, lomba bivak juga menjadi sarana pembelajaran praktis yang memperkuat kemampuan kepramukaan sebagai bekal menghadapi tantangan di masa mendatang.

Penulis: Nazilla Salsabila (Warta Pandu Kwarran Parungpanjang)