CITEUREUP, BOGOR – Mewujudkan Pramuka Garuda bukan sekadar tentang meraih tanda penghargaan tertinggi dalam setiap golongan, melainkan tentang membentuk pribadi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan mampu menjadi teladan. Sebagai langkah awal dalam mewujudkan hal tersebut, Kwartir Ranting (Kwarran) Citeureup menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Tapakan Pramuka Garuda Angkatan IV pada Kamis, 29 Oktober 2026, bertempat di SDN Puspanegara 01.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini dihadiri oleh jajaran pengurus Kwarran Citeureup, di antaranya Kak Asep Zainal selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda), Kak Faizal Amir selaku Wakil Ketua Bidang Satuan Karya (Waka Saka) dan Bela Negara, Kak Atan selaku Andalan Urusan Pembinaan Siaga Putra, Kak Munjiah selaku Andalan Urusan Pembinaan Siaga Putri, Kak Ujang Itab selaku Andalan Urusan Pembinaan Penggalang Putra, serta Kak Zubaidah selaku Andalan Urusan Pembinaan Penggalang Putri.

Turut hadir para pembina dari gugus depan yang akan mempersiapkan peserta didik sebagai calon Pramuka Garuda Angkatan IV. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif. Para peserta menyimak dengan saksama setiap arahan dan penjelasan yang disampaikan oleh tim penilai, khususnya terkait tahapan, mekanisme, serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon Pramuka Garuda.

Dalam arahannya, Kak Asep Zainal selaku Waka Binamuda sekaligus Ketua Tim Penilai Calon Tapakan Pramuka Garuda, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan pemahaman antara pembina dan peserta didik mengenai proses pencapaian Pramuka Garuda.

Menurutnya, persiapan menuju Pramuka Garuda perlu dilakukan secara terencana dan menyeluruh. Tidak hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan administrasi maupun keterampilan kepramukaan, tetapi juga harus memperhatikan pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengamalan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau menegaskan bahwa predikat Pramuka Garuda sejatinya bukan hanya sebuah pencapaian atau tanda penghargaan, melainkan bentuk pengakuan atas proses pembinaan dan kualitas diri seorang anggota Pramuka.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap setiap gugus depan dapat mempersiapkan calon Pramuka Garuda secara optimal. Persiapan tersebut tidak hanya mencakup administrasi dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengamalan Satya dan Darma Pramuka. Sebab, Pramuka Garuda bukan sekadar tentang meraih tanda penghargaan, melainkan bagaimana menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu memberikan keteladanan di lingkungan masyarakat,” ungkap Kak Asep Zainal.



Antusiasme terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Kak Fadil Hermawan, perwakilan pembina. Ia menilai sosialisasi tersebut sangat bermanfaat, mengingat proses pencapaian Pramuka Garuda memerlukan tahapan dan persiapan yang tidak singkat.

Menurutnya, melalui penjelasan langsung dari tim penilai, para pembina memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai alur pelaksanaan, tahapan penilaian, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan di gugus depan masing-masing.

“Kegiatan ini tentu sangat penting, mengingat proses pencapaian Pramuka Garuda memiliki tahapan yang perlu dipahami dan dipersiapkan dengan baik. Dengan adanya sosialisasi ini, para pembina mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai mekanisme dan persyaratan yang harus dipenuhi. Harapannya, kami dapat melakukan pendampingan kepada peserta didik secara lebih terarah dan optimal,” tutur Kak Fadil Hermawan.



Melalui kegiatan ini, Kwarran Citeureup berharap seluruh gugus depan dapat membangun kesiapan yang lebih matang dalam mendampingi calon Pramuka Garuda Angkatan IV. Sinergi antara kwartir, pembina, dan peserta didik menjadi faktor penting agar setiap tahapan dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lebih dari sekadar proses pencapaian tanda penghargaan, Tapakan Pramuka Garuda diharapkan mampu melahirkan generasi Pramuka yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat pengabdian.

Sebab, Pramuka Garuda bukan hanya tentang seberapa tinggi penghargaan yang diraih, tetapi seberapa besar nilai-nilai kepramukaan tumbuh dan tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Dengan semangat pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, Kwarran Citeureup terus berkomitmen mendorong lahirnya generasi Pramuka yang berprestasi, berkarakter, dan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Mempersiapkan Pramuka Garuda, Menumbuhkan Generasi Teladan.

- sahlakmla