DRAMAGA, BOGOR – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Dramaga menunjukkan komitmen tingginya dalam mencetak generasi muda berkualitas melalui dimulainya persiapan intensif seleksi dan pembinaan calon Pramuka Garuda angkatan tahun 2025/2026.

Bertempat di kantor Kecamatan Dramaga, hari ini kamis 22 April 2026 dilaksakana Kegiatan yang sering disebut sebagai Training Center (TC) atau pembekalan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan para peserta didik sebelum menghadapi tahapan penilaian akhir. Sebagai tingkatan tertinggi dalam kecakapan Pramuka, calon Pramuka Garuda di Dramaga diuji secara fisik, mental, maupun keterampilan teknis sesuai dengan golongan masing-masing, baik Siaga maupun Penggalang.

Poin Utama Pembinaan:

  1. Penguatan Karakter: Penekanan pada pengamalan Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Uji Kompetensi: Meliputi penguasaan Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang menjadi syarat mutlak menjadi Pramuka Garuda.
  3. Kesiapan Teknis: Latihan intensif pada keterampilan dasar seperti simpul, mendirikan tenda, hingga manajemen waktu selama jelajah alam.

Dalam pelaksanaan TC kali ini, Dewan Kerja Ranting (DKR) Dramaga memegang peranan vital sebagai penggerak operasional di lapangan. Sesuai dengan fungsinya sebagai wadah pembinaan Penegak dan Pandega, para pengurus DKR bertugas membantu tim penilai dalam:

  • Instruktur Keterampilan: Mendampingi adik-adik golongan Siaga dan Penggalang dalam pemantapan teknik kepramukaan (scouting skills).
  • Manajemen Kegiatan: Mengelola alur rotasi pos uji kompetensi dan memastikan kedisiplinan peserta selama pembekalan berlangsung.
  • Motivator Sebaya: Memberikan suntikan semangat dan berbagi pengalaman mengenai proses "Tapakan Garuda" kepada para calon.

Pelaksanaan TC tetap berada di bawah pengawasan langsung Ketua Kwarran Dramaga, Kak Nia Kurniasih, dengan didukung oleh tim penilai andalan yang kompeten. Materi pembekalan meliputi verifikasi portofolio Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK), uji hasta karya, hingga simulasi wawancara mental.

Ketua Kwarran menyampaikan bahwa keterlibatan DKR dalam kegiatan ini sangat membantu efektivitas pembinaan. "Kehadiran DKR memastikan proses transfer ilmu berjalan lebih dinamis. Kami ingin mencetak Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul secara administrasi, tapi juga memiliki jiwa pengabdian yang kuat di masyarakat," tegasnya.

Melalui sinergi antara pengurus Kwarran, pelatih, dan DKR, Kecamatan Dramaga optimis dapat melahirkan lulusan Pramuka Garuda yang berkualitas dan siap menjadi figur teladan bagi anggota Pramuka lainnya.

Ketua Kwarran Dramaga, Kak Nia Kurniasih, berharap melalui pembinaan ini, para peserta didik tidak hanya mengejar predikat Garuda sebagai simbol prestasi, tetapi benar-benar menjadi sosok teladan yang tangguh di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Persiapan "Tapakan Garuda" di wilayah Dramaga ini melibatkan tim penilai yang kompeten, termasuk jajaran pengurus Kwarran seperti Kak Oleh (Ketua Tim Penilai), Kak Tomy (Sekretaris), serta tim teknis di masing-masing golongan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Kwarran dan gugus depan se-Kecamatan Dramaga untuk memastikan kualitas lulusan Pramuka Garuda tahun 2026 tetap unggul.

Pewarta : Yanti & Tim