[BOGOR] – Semangat kepanduan menyelimuti Pondok Pesantren Anwar Syarif pada Sabtu (2/5/2026), saat ratusan Pramuka Penggalang se-Kecamatan Dramaga memulai hari kedua Latihan Gabungan (Latgab). Momentum penting ini dibuka secara resmi oleh Camat Dramaga selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kak Atep, yang hadir langsung untuk memberikan motivasi bagi para peserta.

Acara pembukaan yang berlangsung khidmat di lapangan utama ini juga dihadiri oleh jajaran tamu undangan penting, mulai dari jajaran Pengawas Sekolah, para Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus) dari berbagai pangkalan, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dramaga. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh lintas sektoral terhadap pembinaan generasi muda melalui gerakan Pramuka.

Dalam amanatnya, Kak Atep menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. "Latihan gabungan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan kawah candradimuka untuk membentuk mentalitas tangguh, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Saya berharap adik-adik Penggalang dapat menyerap ilmu teknik kepramukaan sekaligus memperkuat ukhuwah di lingkungan pesantren ini," ujar Kak Mabiran saat membuka kegiatan secara simbolis.

Dalam acara pembukaan acara, Kak Ukar sebagai ketua pelaksana menyampaikan pula bahwa kegiatan latihan gabungan ini sekaligus untuk mempererat rasa persaudaraan antar seluruh gugusdepan se kecamatan Dramaga.

Kak Hafit Selaku perwakilan dari K3S juga menyampaikan rasa bangga dan turut mendukung terlaksananya kegiatan latihan gabungan yangdilaksanakan sejak tanggal 1 Mei hingga 2 Mei 2026.

Ustad Imam selaku pimpinan Pondok Pesantren Anwar Syarif turut memberikan sambutan dan memberikan ijin seluas luasnya pada Pramuka Kwarran Dramaga untuk melaksanakan kegiatan di pondok pesantrenyang beliau pimpin ini.

Usai upacara pembukaan, para tamu undangan berkesempatan meninjau langsung area kegiatan. Memasuki fase penggalang, materi latihan berfokus pada ketangkasan tingkat lanjut. seluruh materi diampaikan oleh Panitia lomba dari Pengurus Kwarran Dramaga ( Kak Aris, Kak Irfan, Kak Nurdiansyah, kak Komariah, Kak Serly, Kak Zaman, Kak Karin, Kak Romsiah, Kak Ajang, Kak Mulyana dan Kak Salamah) dan dibantu oleh para DKR ( Diana, Salman, Reza DKK). Agenda hari ini meliputi:

  • Pioneering Terpadu: Pembuatan konstruksi kreatif menggunakan tongkat dan tali yang menguji kerja sama tim.
  • Jelajah Medan (Wide Game): Penjelajahan menyusuri kawasan sekitar Ponpes Anwar Syarif untuk mengasah kemampuan navigasi, mapping, dan pemecahan sandi.
  • PBB Tongkat: seni gerak yang menggabungkan kedisiplinan, kekompakan, dan ketangkasan fisik, di mana tongkat diayunkan atau dihentakkan sesuai aba-aba. PBB tongkat bertujuan membentuk karakter, konsentrasi, dan fisik yang tegap.
  • Tekpram : pengetahuan, keterampilan, dan teknik praktis yang dimiliki anggota Gerakan Pramuka untuk bertahan hidup dan beraktivitas di alam terbuka

Kehadiran para pengawas sekolah dan Mabigus di lapangan memberikan energi tambahan bagi para peserta. Mereka melihat langsung bagaimana siswa-siswi yang biasanya berada di ruang kelas, kini bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri dan cekatan di alam terbuka.

Kegiatan hari kedua ini akan ditutup dengan sinergi antara nilai-nilai pesantren dan kepramukaan, Latgab Penggalang 2026 ini diharapkan mampu melahirkan tunas muda Dramaga yang unggul dalam akhlak dan keterampilan.

REDAKSI: Yanti &Tim Medsos Kwarran Dramaga