Rumpin — Gugus Depan SD Negeri Cibodas 05, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Rumpin, sukses melaksanakan Perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUSA) pada Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN Cibodas 05 tersebut diikuti peserta didik dengan penuh antusias, semangat, dan keceriaan.

PERJUSA merupakan salah satu kegiatan pembinaan karakter melalui pendidikan kepramukaan yang dikemas dalam suasana belajar, bermain, berkarya, dan hidup bersama dalam regu. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan sikap mandiri, disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, religius, peduli, serta mampu bekerja sama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Pembukaan PERJUSA. Setelah upacara, peserta mengikuti berbagai materi dan aktivitas kepramukaan sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh panitia.

Salah satu materi utama adalah Teknik Kepramukaan (Tekpram) yang disampaikan oleh Kak Abdush Shomad dan Kak Iwan. Peserta mendapatkan pembelajaran melalui teori dan praktik sehingga keterampilan kepramukaan tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat dipraktikkan secara langsung.

Seluruh rangkaian kegiatan mendapatkan dukungan penuh dari Ketua Mabigus SDN Cibodas 05, Kak Yuniar Witriadi, bersama para pembina dan panitia. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan secara tertib, aman, dan penuh semangat.

Selain kegiatan Tekpram, peserta juga melaksanakan berbagai aktivitas sesuai jadwal, di antaranya sholat berjamaah di masjid, kegiatan malam, pawai obor, api unggun, serta pentas seni.

PAWAI OBOR DAN API UNGGUN MERIAHKAN MALAM PERJUSA

Suasana malam semakin semarak dengan dilaksanakannya pawai obor. Para peserta berjalan bersama membawa obor dengan penuh semangat dan kekompakan. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus melatih keberanian, kedisiplinan, kebersamaan, dan kekompakan antaranggota regu.

Setelah pawai obor, kegiatan dilanjutkan dengan api unggun dan pentas seni (PENSI). yang dibimbing oleh kak galih Permana CP Peserta menampilkan berbagai kreativitas yang telah dipersiapkan bersama regunya. Ada yang bernyanyi, menampilkan yel-yel, seni, hingga berbagai pertunjukan kreatif lainnya.

Api unggun menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara peserta didik, pembina, panitia, dan keluarga yang hadir mendukung kegiatan.

RENUNGAN MALAM, MOMEN HARU BERSAMA ORANG TUA

Salah satu rangkaian yang paling menyentuh dalam kegiatan PERJUSA adalah renungan malam. Kegiatan ini diikuti dengan suasana yang penuh kekhidmatan dan keheningan.

Yang membuat suasana semakin istimewa, sejumlah orang tua peserta didik turut hadir dan menyaksikan kegiatan malam tersebut. Kehadiran orang tua memberikan dukungan moral sekaligus menjadi bagian dari pengalaman emosional yang tidak terlupakan bagi peserta.

Renungan disampaikan oleh Kak Yuniar Witriadi selaku Ketua Mabigus SDN Cibodas 05. Dengan suasana malam yang tenang, peserta diajak untuk merenungkan kasih sayang orang tua, perjuangan keluarga, pentingnya menghormati guru, serta kesempatan yang diberikan untuk belajar dan meraih cita-cita.

Pesan renungan yang disampaikan secara menyentuh membuat suasana semakin hening. Peserta didik dan para orang tua larut dalam suasana haru. Tangis pun pecah di tengah renungan, terutama ketika peserta diajak mengingat kembali pengorbanan dan kasih sayang orang tua yang setiap hari mendampingi mereka.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam PERJUSA. Bukan sekadar kegiatan kepramukaan, tetapi sebuah pengalaman yang mengajak anak-anak untuk lebih menghargai orang tua, guru, dan orang-orang yang selama ini memberikan kasih sayang serta dukungan dalam perjalanan hidup mereka.

Renungan malam juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga tentang karakter, akhlak, rasa syukur, tanggung jawab, dan kepedulian kepada sesama.

BELAJAR MANDIRI, BELAJAR BERTANGGUNG JAWAB

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti seluruh rangkaian acara berdasarkan jadwal yang telah dibuat panitia. Mereka belajar mengatur perlengkapan pribadi, bekerja sama dalam regu, mengikuti kegiatan tepat waktu, menjaga kebersihan lingkungan, serta bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing.

Melalui PERJUSA, halaman sekolah berubah menjadi ruang belajar yang berbeda. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku dan ruang kelas, tetapi juga belajar dari pengalaman langsung.

Kegiatan tersebut menjadi sebuah laboratorium karakter, tempat peserta didik belajar tentang kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, keberanian, religiusitas, serta menghargai perjuangan orang tua.

Kehadiran para orang tua dalam kegiatan malam juga menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan sinergi antara sekolah, pembina, peserta didik, dan keluarga.

Dengan berakhirnya PERJUSA pada Sabtu, 8 Agustus 2026, diharapkan seluruh peserta membawa pulang bukan hanya pengalaman berkemah, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan terus melekat dalam diri mereka.

PERJUSA SDN Cibodas 05 — Bermalam di halaman sekolah, belajar dari kehidupan, pulang membawa karakter.