PAMIJAHAN — Kemeriahan Gebyar Pramuka Kwarran Pamijahan Tahun 2026 semakin berkesan saat 1.200 peserta Jambore Ranting diajak bertualang mengasah keterampilan melalui metode pos (base method) pada Sabtu (05/09/2026).
Metode penjelajahan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar luar ruangan secara interaktif dan menyenangkan. Seluruh peserta berotasi secara bertahap menaklukkan tantangan di 5 pos kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia:
-
Pos 1 (Bivak): Mempelajari teknik dasar mendirikan tempat perlindungan darurat di alam bebas menggunakan bahan alam maupun ponco.
-
Pos 2 (Pengenalan Tanda Pramuka): Memperdalam pemahaman tentang atribut, tanda jejak, serta simbol-simbol keorganisasian Pramuka.
-
Pos 3 (Perlengkapan dan Peralatan Kemah): Pembekalan manajemen packing serta pengenalan fungsi peralatan berkemah yang efektif dan aman.
-
Pos 4 (Cara Menyalakan Api di Alam Liar): Keterampilan survival memanfaatkan bahan-bahan sekitar untuk menyalakan api secara mandiri di alam terbuka.
-
Pos 5 (Games Seru): Permainan ketangkasan dan kerja sama kelompok untuk memupuk kebersamaan, keceriaan, serta kekompakan antaranggota.
Ketua Kwarran Pamijahan, Kak Erik Hardiansyah, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan 5 pos ini difokuskan pada pembentukan kemandirian serta jiwa keterbukaan anggota Pramuka terhadap alam.
"Melalui alur 5 pos ini, adik-adik peserta Jambore Ranting tidak hanya sekadar berkemah, tetapi mendapatkan ilmu lapangan yang sangat berguna. Mulai dari teknik bivak, menyalakan api, hingga games seru, semuanya dikemas agar mereka belajar dengan gembira dan pulang membawa pengalaman berharga," tutur Kak Erik Hardiansyah di lokasi perkemahan.
Suasana di setiap pos dipenuhi oleh sorak-sorai, gelak tawa, serta semangat pantang menyerah dari para peserta, menandai suksesnya penjelajahan edukatif Jambore Ranting Kwarran Pamijahan Tahun 2026.
Kwarran Pamijahan: BERGERAK – BERDAMPAK – BERMANFAAT! ✊
Salam Pramuka! ⚜️