Pamijahan, Jumat, 21 Agustus 2026 — Gugus Depan MIS Al Bayan melaksanakan kegiatan mingguan Pramuka dengan rangkaian materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pengamalan Dasa Dharma ke-5 melalui aksi galang dana untuk korban gempa NTT, serta latihan yel-yel. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus menanamkan kepedulian sosial kepada para anggota Pramuka.
Kegiatan diawali dengan latihan PBB yang bertujuan melatih kedisiplinan, ketepatan, konsentrasi, dan kekompakan. Para peserta mempraktikkan berbagai gerakan dasar dengan mengikuti aba-aba secara tertib dan serempak.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pengamalan Dasa Dharma ke-5, “Rela Menolong dan Tabah,” melalui kegiatan galang dana untuk membantu korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Para anggota Pramuka diajak memahami bahwa nilai Dasa Dharma tidak hanya dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kepedulian dan semangat membantu sesama.
Kegiatan penggalangan dana tersebut menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik untuk belajar berbagi, peduli terhadap kondisi orang lain, serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kemanusiaan.
Untuk menambah semangat dan kekompakan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan yel-yel. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitas melalui yel-yel yang penuh semangat dan kebersamaan.
Kepala Madrasah sekaligus Mabigus MIS Al Bayan, Kak Ade Sopian, M.Pd., M.M., memberikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan yang menggabungkan keterampilan, karakter, dan kepedulian sosial.
“Kegiatan Pramuka harus mampu membentuk anak-anak yang tidak hanya disiplin dan terampil, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama. Pengamalan Dasa Dharma melalui galang dana merupakan contoh nyata bahwa nilai-nilai Pramuka harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Sementara itu, Pembina Pramuka, Kak Evi Rahmawati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pembelajaran karakter yang sangat berarti bagi peserta.
“Melalui PBB, adik-adik belajar disiplin dan kekompakan. Melalui galang dana, mereka belajar peduli dan rela menolong. Sedangkan yel-yel mengajarkan kreativitas dan kebersamaan. Semoga semua pengalaman hari ini menjadi bekal untuk menjadi Pramuka yang berkarakter.”
Pembina Pramuka, Kak Apriliyani Fadilla, M.Pd., turut memberikan motivasi kepada para peserta.
“Kebaikan tidak harus dimulai dari hal besar. Ketika kita mau berbagi dan membantu sesama sesuai kemampuan, itu sudah menjadi bentuk pengamalan Dasa Dharma. Semoga adik-adik semakin peka terhadap lingkungan dan memiliki semangat untuk selalu berbuat baik.”
Kegiatan berlangsung aktif, tertib, penuh semangat, dan sarat nilai kepedulian. Para peserta mendapatkan pengalaman bahwa kegiatan kepramukaan dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi orang lain.
Melalui kegiatan ini, Gugus Depan MIS Al Bayan terus berkomitmen menjadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter yang membentuk generasi muda yang disiplin, kompak, kreatif, peduli, dan siap membantu sesama.
Salam Pramuka! ⚜️🤎
“Disiplin dalam Barisan, Rela Menolong dalam Kehidupan, Kompak dalam Kebersamaan.”