CITEUREUP, BOGOR – Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Ranting (DKR) Citeureup sukses menuntaskan salah satu agenda paling krusial dalam Sidang Paripurna Ranting (Sidparran) Tahun 2026, yakni Sidang Komisi B. Forum tertinggi di tingkat ranting ini secara khusus memfokuskan pembahasan pada perancangan dan pematangan program kerja yang akan menjadi arah pergerakan Pramuka Penegak dan Pandega selama satu tahun ke depan. Agenda ini dilaksanakan satu hari penuh di Aula Kantor Kecamatan Citeureup pada Ahad, 14 Juni 2026.
Perumusan program satu tahun ke depan ini dikawal langsung oleh jajaran pimpinan Kwarran Citeureup, di antaranya Kak Yanto (Waka Orgakum), Kak Rahmat (Waka Bina Muda), Kak Haryati (Anru Penegak Putri), Kak Sobir (Anru Kominfo Putra), dan Kak Sahla (Anru Kominfo Putri). Turut hadir memberikan asistensi Kak Fikri selaku perwakilan dari Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bogor, bersama 52 Pramuka Penegak utusan dari 13 ambalan se-Kwarran Citeureup serta 4 orang Pramuka Pandega.
Suasana di dalam ruang Sidang Komisi B berjalan dengan sangat dinamis, kondusif, dan aman tanpa ada kendala medis maupun logistik. Seluruh perwakilan ambalan dan pandega memperlihatkan antusiasme yang luar biasa dalam menyumbangkan ide-ide segar, gagasan kreatif, serta kritik membangun demi kemajuan pembinaan kepanduan di wilayah Citeureup.
Pimpinan Sidang, Kak Aziz, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas jalannya sidang komisi ini. Beliau menekankan bahwa momentum Sidparran melalui Komisi B merupakan fondasi utama untuk melahirkan kegiatan yang berdampak luas.
"Pada Sidang Komisi B Sidang Paripurna Ranting Tahun 2026, kami membahas berbagai agenda kegiatan Penegak dan Pandega yang akan menjadi fokus pelaksa naan selama satu tahun ke depan. Pembahasan ini menjadi momentum penting untuk menyusun program yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pembinaan generasi muda di lingkungan Kwartir Ranting Citeureup," ungkap Kak Aziz.
Lebih lanjut, Kak Aziz menjelaskan bahwa agenda-agenda yang dirancang diupayakan tetap seimbang di berbagai lini pengembangan. "Kami berupaya menyusun agenda yang seimbang antara kegiatan pengembangan karakter, peningkatan keterampilan, pengabdian masyarakat, kepemimpinan, serta kegiatan yang mampu mempererat silaturahmi antar Pramuka Penegak dan Pandega. Banyak ide dan inovasi yang muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan Gerakan Pramuka di Kwartir Ranting Citeureup,"
Beliau juga menggantungkan harapan besar agar program yang telah disepakati bersama ini dapat dieksekusi secara solid dan konsisten oleh seluruh pihak. "Harapan saya, hasil Sidang Komisi B ini tidak hanya menjadi daftar program kerja, tetapi benar-benar dapat diwujudkan melalui kerja sama, komitmen, dan partisipasi aktif seluruh gugus depan. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari semua pihak, saya optimis agenda kegiatan Penegak dan Pandega selama satu tahun ke depan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang nyata bagi anggota maupun masyarakat," pungkas Kak Aziz.
Melalui keberhasilan Sidang Komisi B Sidparran 2026 ini, Pramuka Penegak dan Pandega Kwarran Citeureup kini resmi mengantongi peta jalan (roadmap) kegiatan yang inovatif, solutif, dan siap membawa perubahan positif bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Bogor hingga tingkat Kwarda Jawa Barat.
sahlakmla