Bogor, 26 Agustus 2026 — Semangat dan kekompakan anggota Pramuka mewarnai rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Bogor yang berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Rabu (26/8/2026).
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut adalah Kolone Tongkat, yang diikuti oleh 90 peserta dari Kwarran Citeureup golongan Penegak dan Penggalang. Selain itu, sebanyak 20 peserta upacara golongan Penegak turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan bersama Pengurus Kwarcab Kabupaten Bogor dan Pengurus Kwartir Ranting Citeureup.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang ramai, tertib, dan kondusif. Antusiasme peserta terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai hingga selesai. Selain kolone tongkat, peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan, salah satunya kesenian budaya Sunda.
Muhammad Rafie selaku Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR) Citeureup mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan bagi anggota Pramuka, khususnya karena dapat berkumpul dan berpartisipasi bersama anggota Pramuka dari berbagai wilayah.
“Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Bukan hanya karena banyak anggota Pramuka dari berbagai Kwartir Ranting yang hadir, tetapi juga karena kita dapat menyaksikan beragam penampilan yang memperlihatkan kekayaan budaya”
Menurutnya, kolone tongkat memiliki makna lebih dari sekadar sebuah pertunjukan. Di balik gerakan yang terlihat seragam, terdapat proses latihan yang mengajarkan kedisiplinan dan kebersamaan.
“Kolone tongkat mengajarkan bahwa tidak ada gerakan yang dapat berjalan dengan baik tanpa kekompakan. Setiap anggota memiliki peran dan harus mampu menjaga ritme bersama. Nilai seperti inilah yang menurut saya penting untuk terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari, yaitu disiplin terhadap peran, saling percaya, dan mampu bekerja sebagai satu kesatuan.”
Ia berharap semangat yang hadir dalam peringatan Hari Pramuka tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan, tetapi dapat menjadi energi bagi anggota Pramuka untuk terus berkarya.
“Semoga momentum Hari Pramuka ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kami sebagai generasi muda untuk terus belajar, berkarya, menjaga persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan.”
Salah satu peserta Kolone Tongkat Kwarran Citeureup juga mengungkapkan rasa senangnya dapat menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor.
“Saya merasa senang, bangga, sekaligus kagum bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Melihat banyak anggota Pramuka berkumpul dan menampilkan kemampuan terbaiknya membuat saya semakin menyadari bahwa Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di Gugusdepan, tetapi juga tentang kebersamaan yang lebih luas.”
Bagi peserta, pengalaman mengikuti kegiatan tersebut juga memberikan pelajaran tersendiri. Latihan dan penampilan kolone tongkat mengajarkan pentingnya fokus, kedisiplinan, serta kepercayaan kepada rekan satu tim.
“Dari kegiatan ini saya belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan kerja sama dan latihan yang sungguh-sungguh. Ketika semua anggota bisa bergerak bersama, rasa lelah selama latihan terasa terbayar.”
Selama kegiatan berlangsung, tidak terdapat kejadian khusus yang mengganggu jalannya acara. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan kondusif, ramai, tertib, dan penuh antusiasme.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kabupaten Bogor melalui Kolone Tongkat menjadi salah satu ruang bagi anggota Pramuka untuk menunjukkan keterampilan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan. Di balik setiap gerakan yang serempak, tersimpan nilai tentang disiplin, kekompakan, tanggung jawab, dan kepercayaan.
Lebih dari sekadar penampilan, kolone tongkat menjadi gambaran bahwa ketika setiap anggota mampu menjalankan perannya dengan baik dan bergerak dalam satu tujuan, sebuah kekuatan besar dapat tercipta.
sahlakmla