CIJERUK– Semangat kepramukaan bergema di SD Negeri Cipicung 02 melalui kegiatan Perkemahan Jumat dan Sabtu (PERJUSA) yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 23–24 September 2026. Mengusung tema “Menjadikan Pramuka yang Ceria, Kreatif, dan Berkarakter”, kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta yang antusias mengikuti berbagai aktivitas edukatif, menantang, dan penuh kebersamaan.
PERJUSA menjadi momentum penting bagi peserta didik untuk belajar di luar ruang kelas, mengembangkan potensi diri, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Melalui pengalaman berkemah, peserta diajak untuk tidak hanya memahami teori kepramukaan, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Kak Uun Nugraha, S.Pd., dengan Kak Heri Irawan, S.Pd., sebagai ketua panitia yang mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan.
Dari Materi Kepramukaan hingga Api Unggun yang Penuh Makna
Rangkaian kegiatan PERJUSA diawali dengan pembukaan sebagai tanda dimulainya petualangan kepramukaan bagi seluruh peserta. Suasana kemudian berlanjut dengan penyampaian materi Pramuka untuk memperkuat pengetahuan peserta tentang nilai-nilai, aturan, dan keterampilan dasar kepramukaan.
Tidak berhenti pada teori, peserta juga mengikuti kegiatan teknik kepramukaan (Tekpram) untuk mengasah keterampilan, ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan menyelesaikan tantangan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman belajar yang menggabungkan pengetahuan dan praktik secara langsung.
Keseruan semakin terasa melalui permainan luar ruangan (outdoor games). Berbagai aktivitas ini menjadi sarana untuk melatih kerja sama tim, membangun komunikasi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan sikap saling menghargai antarpeserta.
Salah satu momen yang dinantikan dalam perkemahan adalah kegiatan api unggun. Di tengah suasana malam, api unggun menjadi simbol semangat, persaudaraan, dan kebersamaan yang menyatukan seluruh peserta. Momen ini juga mengingatkan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan di alam terbuka, melainkan wadah untuk belajar tentang solidaritas, tanggung jawab, dan arti persatuan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan, PERJUSA ditutup sebagai penanda berakhirnya perkemahan sekaligus momentum untuk membawa pulang pengalaman dan pelajaran berharga.
Lebih dari Sekadar Berkemah, Ini tentang Membentuk Karakter
PERJUSA bukan hanya tentang mendirikan tenda, mengikuti permainan, atau menyalakan api unggun. Lebih dari itu, perkemahan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar mandiri, berani mengambil keputusan, menaati aturan, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, serta siap menghadapi berbagai tantangan. Pengalaman selama perkemahan diharapkan menjadi bekal berharga yang dapat diterapkan peserta di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dengan semangat ceria, kreatif, dan berkarakter, SDN Cipicung 02 terus menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai salah satu sarana pendidikan karakter yang menyenangkan dan bermakna.
Sebanyak 122 peserta menjadi bagian dari pengalaman berharga ini. Semangat mereka menjadi gambaran bahwa Gerakan Pramuka akan terus tumbuh melalui generasi muda yang berani mencoba, mau belajar, pantang menyerah, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Salam Pramuka! Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan
Pewarta : Muhamad Gilang