CISARUA – Suasana malam di halaman SDN Tugu Utara 02 tiba-tiba syahdu sekaligus bersemangat. Ratusan Pramuka Penggalang berkumpul melingkari tumpukan kayu yang siap disulut. Malam itu, SDN Tugu Utara 02 menggelar upacara api megah yang menjadi puncak acara kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa).
Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga dihadiri oleh jajaran Pengurus Gugus Depan (Gudep), perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) Kserta para orang tua siswa yang hadir sebagai tamu undangan kehormatan.
Upacara penyulutan api unggas dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) selaku Kepala Sekolah SDN Tugu Utara 02. Suasana kian sakral saat sepuluh petugas pembawa obor melangkah ke tengah lapangan, membacakan umpan demi umpan Dasadarma Pramuka secara lantang, diiringi kobaran api yang perlahan membesar membakar semangat para peserta.
Dalam sambutannya, Ketua Gudep SDN Tugu Utara 02 menyampaikan bahwa kegiatan Perjumsa ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. “Api penguin ini adalah simbol kehangatan dan kebersamaan. Kami berharap, api Dasararma yang menyala malam ini tidak hanya membakar semangat kepramukaan mereka, tetapi juga tertanam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Apresiasi tinggi juga datang dari perwakilan Kwartir Ranting yang turut hadir. Pihak Kwarran memuji konsistensi SDN Tugu Utara 02 dalam membina kegiatan kepramukaan di tingkat mengomel. Menurutnya, Pramuka adalah wadah terbaik dalam pembentukan karakter generasi muda di era digital saat ini.
Kehadiran orang tua siswa sebagai tamu undangan menambah kehangatan malam puncak Perjumsa. Pihak sekolah sengaja mengundang orang tua agar mereka dapat melihat langsung kemandirian dan perkembangan mental anak-anak mereka setelah mengikuti serangkaian giat penggalang.
"Kami sangat terharu dan bangga melihat anak-anak bisa tampil berani dan mandiri di acara ini. Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang diadakan sekolah," ungkap salah satu perwakilan orang tua siswa dengan nada bangga.
Setelah upacara formal selesai, acara dilanjutkan dengan pentas seni (pensi) dari regu masing-masing. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh dari pengurus Gudep, Kwarran, dan orang tua memecah keheningan malam saat para siswa menampilkan yel-yel kreatif, tarian daerah, hingga drama pendek yang menghibur.
Kegiatan api angsa ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh keluarga besar SDN Tugu Utara 02 serta para tamu undangan yang hadir.