Ciawi-Bogor - 9 April 2026, Kegiatan latihan rutin Pramuka Penggalang Gudep 24.111–24.112 MTs Al-Hidayah berlangsung dengan penuh semangat di ruang kelas MTs Al-Hidayah. Latihan kali ini mengusung materi menghafal sandi semaphore sebagai bagian dari pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) poin nomor 25, yaitu mengenal macam-macam sandi, termasuk isyarat morse dan semaphore.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh anggota Pramuka Penggalang MTs Al-Hidayah pada Kamis (9/42026) bertempat di Gedung MTs Al-Hidayah, tepatnya di ruang kelas. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan anggota dalam menguasai sandi semaphore sebagai salah satu kompetensi dasar kepramukaan.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan apel yang dipimpin langsung oleh Pembina Gudep, Kak Irvan Darmawansyah. Suasana berlangsung khidmat dengan doa bersama, dilanjutkan salam pramuka dan tepuk pramuka yang menambah semangat kebersamaan serta menunjukkan jiwa kepramukaan yang aktif dan disiplin.
Memasuki inti kegiatan, latihan dimulai dengan sesi tanya jawab seputar sandi semaphore. Dengan penuh percaya diri, para anggota menjawab bahwa mereka masih mengingat materi tersebut. Selanjutnya, peserta diajak untuk mengulang dan menghafal kembali gerakan semaphore dari huruf A hingga Z secara bertahap.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, pembina menyisipkan metode permainan “ABC Lima Dasar”. Permainan ini dilakukan secara berkelompok dengan pemisahan antara regu putra dan putri. Melalui permainan tersebut, setiap anggota menentukan huruf secara acak menggunakan hitungan jari, kemudian memperagakan gerakan semaphore sesuai huruf yang diperoleh. Metode belajar sambil bermain ini membuat peserta lebih mudah memahami dan mengingat materi.
Sebagai bagian dari proses pencapaian SKU, kegiatan juga dilengkapi dengan teknik pengujian SKU yang dilakukan secara langsung dan bertahap. Setiap anggota diuji secara individu dengan diminta memperagakan beberapa huruf semaphore yang ditentukan secara acak oleh pembina. Selain itu, dilakukan pula uji praktik berpasangan, di mana satu anggota memberikan isyarat semaphore dan anggota lainnya menerjemahkan pesan yang disampaikan. Teknik ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman, ketepatan gerakan, serta kemampuan membaca sandi secara cepat dan tepat.
Penilaian dalam uji SKU ini meliputi ketepatan posisi gerakan, kelancaran dalam memperagakan huruf, serta kemampuan menerima dan menyampaikan pesan. Anggota yang telah memenuhi kriteria dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan SKU berikutnya, sementara yang belum akan mendapatkan bimbingan lanjutan hingga benar-benar menguasai materi.
Selain melatih kemampuan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kerja sama tim, konsentrasi, serta kepercayaan diri anggota dalam menyampaikan pesan melalui isyarat bendera. Suasana latihan berlangsung interaktif, penuh keceriaan, namun tetap terarah pada tujuan pembelajaran.
Pembina Pramuka MTs Al-Hidayah, Kak Yayang Delvia, menyampaikan harapannya, “Semoga setiap anggota Pramuka dapat menghafal seluruh gerakan semaphore dengan baik sehingga mampu mengaplikasikannya baik dalam latihan maupun perlombaan.”
Sementara itu, salah satu anggota Pramuka putri, Indah Syukuryani, mengungkapkan antusiasmenya, “Saya ingin cepat bisa hafal semaphore agar dapat memberikan isyarat bendera dengan baik, baik saat latihan maupun saat mengikuti lomba.”
Melalui latihan rutin yang dikemas secara menarik dan disertai pengujian SKU yang terarah ini, diharapkan anggota Pramuka MTs Al-Hidayah mampu menguasai sandi semaphore tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik, sebagai bekal dalam kegiatan kepramukaan dan ajang perlombaan di masa mendatang.
Pewarta : MRU
Kontributor : Irvan