CIBINONG — Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab) Kabupaten Bogor tahun 2026 menorehkan catatan sejarah penting. Untuk pertama kalinya, forum tertinggi bagi Pramuka Penegak dan Pandega di tingkat kabupaten ini secara resmi mengundang perwakilan Satuan Karya (Saka) dan Dewan Racana untuk terlibat langsung.

Kehadiran unsur Saka dan Racana dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Dispora, Minggu (03/05/2026) ini, menjadi bukti nyata transformasi organisasi menuju tata kelola yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Kebijakan baru untuk melibatkan Saka dan Racana bertujuan untuk menyelaraskan gerak langkah pembinaan di seluruh lini. Selama ini, Sidparcab didominasi oleh unsur Dewan Kerja, namun di tahun 2026 ini, pembahasan diperluas guna mengakomodasi aspirasi dari berbagai satuan binaan.

"Sidang paripurna ini adalah langkah strategis yang harus dilaksanakan di seluruh jenjang dewan kerja yang ada," ujar Waka Binamuda, Kak Dian Sukmawan, M.Pd., dalam pembukaan acara tersebut. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan kunci untuk mewujudkan mimpi besar Kabupaten Bogor menjadi Tergiat 1 di Jawa Barat pada tahun 2030.

Sebagai salah satu bagian dari sejarah baru ini, Kak Nabilah F.A., Ketua Saka Bakti Husada perwakilan dari Kwartir Ranting Citeureup, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan unsur Saka dalam forum ini.

"Sebuah kehormatan untuk bisa mengikuti Sidparcab Kabupaten Bogor yang untuk pertama kalinya mengundang dewan Saka ikut terlibat. Dalam sidang komisi C, kami tidak hanya membahas permasalahan setiap Saka yang ada di Kwarcab dan Kwarran, tapi mencari solusi terkait masalah tersebut. Kami banyak berdiskusi dengan dewan kerja dan dewan saka dari berbagai wilayah. Selain itu, dari pembahasan dalam sidang ini kami dapat mengevaluasi organisasi dan kegiatan yang sudah dilakukan di kwarran kita."

"Saya berharap dengan evaluasi yang sudah dilakukan, saka di Kwartir Ranting Citeureup dapat terus berkembang dan bisa terus mengabdi kepada masyarakat," ungkap Kak Nabilah.

Keterlibatan Saka dalam Sidparcab ini diharapkan mampu memperkaya program kerja yang disusun. Dengan masukan dari berbagai sudut pandang ini, program yang dihasilkan diharapkan lebih aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Kominfo Citeureup