Citeureup — Sebanyak enam utusan Kwartir Ranting Citeureup menghadiri Upacara Pembukaan Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab)Tahun 2026 Kabupaten Bogor di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Cibinong, Minggu (03/05/2026). 
Forum ini menjadi momentum penting dalam memetakan langkah kerja satu tahun ke depan bagi Pramuka Penegak dan Pandega di Bumi Tegar Beriman.

Acara yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh 65 peserta yang merupakan perwakilan Dewan Kerja dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor, termasuk 4 orang perwakilan dari Kwartir Ranting Citeureup. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwarcab Bogor, Kak Dian Sukmawan, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut.


Dalam arahannya, Kak Dian Sukmawan menekankan bahwa Sidparcab bukan sekadar agenda rutin, melainkan amanah besar untuk mengevaluasi sekaligus merancang masa depan organisasi. Beliau menegaskan visi besar bertajuk "Road to DKC Kab. Bogor Tergiat 1 Jawa Barat".
"Sidang paripurna ini adalah langkah strategis yang harus dilaksanakan di seluruh jenjang. Ini adalah bukti komitmen kita dalam menjalankan amanah dari adik-adik Penegak dan Pandega," ujar Kak Dian.

Beliau juga memotivasi para peserta dengan menyebutkan bahwa banyak pimpinan Kwarcab saat ini merupakan "produk" sukses dari tempaan Dewan Kerja. Kak Dian pun mematok target ambisius agar pada tahun 2030, Kwarcab dan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Bogor mampu bersanding meraih predikat Tergiat 1 di tingkat Jawa Barat.

Lebih lanjut, Kak Dian berpesan agar target besar tersebut tidak dijadikan beban, melainkan pemacu semangat kolaborasi.
"Mari kita sama sama berkolaborasi dan bergandeng tangan, karena kami dari kwartir cabang dan dewan kerja cabang tidak dapat berjalan sendiri tanpa ada kolaborasi dan kerja sama dari dewan kerja ranting. Ketika potensi 44 ranting terus bergerak, potensi adek-adek terus diasah, mimpi besar ini dapat menjadi kenyataan diawali dengan sidang paripurna ini," tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar penyusunan program kerja tetap berpegang teguh pada tiga pola pembinaan Kwartir Nasional, yakni:
1. Bina Diri (Pengembangan kualitas individu).
2. Bina Satuan (Penguatan organisasi).
3. Bina Masyarakat (Kebermanfaatan bagi publik).

Selain agenda persidangan, para peserta juga mendapatkan pembekalan materi "Jejak Istimewa Kwartir Cabang dan DKC Kabupaten Bogor" untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah organisasi. Tak hanya itu, hadir pula perwakilan dari Dewan Kerja Daerah (DKD) Jawa Barat, Kak Melati Fitria, yang memberikan prasaran mengenai sinergitas program kerja di tingkat daerah.

Dengan terlaksananya Sidparcab 2026 ini, diharapkan Pramuka Kabupaten Bogor semakin solid dalam mencetak generasi muda yang unggul dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Kominfo Citeureup