Citeureup – Lomba Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat (PPGD) di LT II Kwartir Ranting Citeureup yang berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026 di SMK Bakti Kencana. Ajang ini menjadi pembuktian ketangkasan dan kesiapsiagaan para anggota Pramuka penggalang se-Kecamatan Citeureup dalam situasi darurat.

Suasana kompetisi berlangsung penuh ketegangan positif. Setiap regu ditantang menyelesaikan simulasi penanganan medis darurat berdasarkan lembar skenario kasus yang diberikan panitia secara mendadak. Tak hanya dituntut cepat dan tepat dalam merawat "pasien", para peserta juga diuji kemampuannya dalam merakit tandu darurat sebagai sarana evakuasi cepat.

Meski raut wajah para peserta memancarkan ketegangan, matangnya persiapan dan latihan intensif sebelum lomba membuat seluruh instruksi dan skenario berhasil diselesaikan dengan baik. Kegiatan pun berjalan lancar, tertib, dan aman tanpa kendala maupun insiden medis.

Tim Dewan Juri yang diwakili oleh Ka Jubed memberikan apresiasi tinggi atas performa seluruh peserta.

"Pelaksanaan simulasi PPGD oleh para peserta berjalan sangat baik. Mereka mampu menelaah instruksi skenario dengan cermat dan memberikan tindakan pertolongan pertama secara terukur serta tepat sasaran," ujar Ka Jubed.

Dari sudut pandang peserta, semangat tinggi dan optimisme memancar sepanjang perlombaan.

"Kami sangat antusias mengikuti materi PPGD ini. Semua strategi dan keterampilan terbaik sudah kami kerahkan, semoga mendapatkan hasil yang memuaskan," ungkap salah satu perwakilan peserta.

Melalui kompetisi PPGD pada LT II ini, Gerakan Pramuka Kwarran Citeureup terus berkomitmen mencetak kader penggalang yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki empati tinggi, sigap, dan siap sedia menjadi penolong di tengah masyarakat.

Aurelia Zalfa Raisa