Ciawi -  Latihan Rutin Pramuka Penggalang Gudep 24091–24092 Pangkalan SDIT Raudlatul Jannah kembali dilaksanakan dengan penuh semangat pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Lapangan SDIT Raudlatul Jannah. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya dengan fokus pada peningkatan keterampilan semaphore sebagai sarana komunikasi jarak jauh dalam kepramukaan.

Kegiatan diikuti oleh anggota Pramuka Penggalang bersama para pembina gugus depan. Latihan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Gudep Putra, Kak Abdurrahcman Awaludin Bashari, S.Pd, yang dalam amanatnya mengajak peserta untuk terus meningkatkan semangat belajar, disiplin, dan kekompakan dalam setiap kegiatan.

Memasuki kegiatan inti, peserta mengikuti simulasi penginderaan jarak jauh menggunakan semaphore yang dipandu oleh Kak Okky selaku Pembantu Pembina. Dalam simulasi ini, peserta dilatih untuk menyampaikan dan menerima kalimat melalui isyarat bendera dalam jarak tertentu. Kegiatan ini menuntut ketelitian, kecepatan membaca sandi, serta kerja sama tim yang baik antar anggota regu.

Suasana latihan berlangsung dinamis dan penuh tantangan, di mana setiap regu berlomba-lomba menyampaikan pesan dengan tepat dan cepat. Simulasi ini tidak hanya melatih keterampilan teknis semaphore, tetapi juga meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan komunikasi nonverbal para peserta.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, latihan ditutup dengan upacara penutupan dan doa bersama yang berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Ketua Gudep Putra, Kak Abdurrahcman Awaludin Bashari, dalam komentarnya menyampaikan harapan agar latihan rutin ini dapat terus meningkatkan kemampuan anggota Pramuka Penggalang, baik dari segi keterampilan maupun sikap disiplin dan tanggung jawab.

Pembina Penggalang, Kak Siti Masitoh Humaira, juga memberikan apresiasi atas antusiasme peserta. Ia berharap metode latihan yang interaktif seperti ini mampu membuat anggota lebih mudah memahami materi serta semakin aktif dalam kegiatan kepramukaan.

Sementara itu, Kak Okky selaku Pembantu Pembina menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan semaphore. “Keterampilan semaphore ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penggalang untuk lebih giat berlatih,” ujarnya.

Salah satu peserta, Dafita, mengungkapkan kesan positifnya. “Saya sangat tertarik dengan semaphore ini dan saya sudah hafal menebak kalimat-kalimat yang disampaikan dalam semaphore,” katanya dengan penuh semangat.

Melalui latihan yang berkesinambungan dan inovatif ini, Gudep 24091–24092 SDIT Raudlatul Jannah terus berkomitmen mencetak Pramuka Penggalang yang terampil, komunikatif, serta siap menghadapi berbagai tantangan kepramukaan di masa depan.

Pewarta : MRUchan
Kontributor : Aab