CIJERUK, BOGOR – Menanamkan nilai-nilai kepramukaan sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengenalan Lambang Pramuka bagi anggota Pramuka Siaga SD Negeri Tajurhalang 02, Kamis (15 Oktober 2026), yang berlangsung di lingkungan sekolah.
 
Kegiatan ini diikuti oleh 71 anggota Pramuka Siaga dengan pendampingan Mabigus, Bapak Yudi Junaedi, M.Pd., serta pembantu pembina, Rimah, S.Ag. Mengusung semangat pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berguna bagi bangsa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para peserta didik.
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan berdoa bersama, kemudian dilanjutkan dengan ice breaking untuk membangun semangat, menciptakan suasana ceria, dan meningkatkan antusiasme peserta sebelum memasuki materi utama.
 
Pada sesi inti, anggota Pramuka Siaga diperkenalkan dengan Lambang Gerakan Pramuka beserta makna yang terkandung di dalamnya. Lambang tunas kelapa tidak hanya menjadi identitas Gerakan Pramuka, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketahanan, kemampuan beradaptasi, kemandirian, dan kebermanfaatan bagi sesama.
 
Melalui penyampaian materi yang disesuaikan dengan usia peserta, para anggota Pramuka Siaga diajak untuk memahami bahwa menjadi Pramuka bukan sekadar mengenakan seragam, melainkan juga belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, suka menolong, dan memiliki semangat untuk terus berkembang.
 
Agar suasana belajar semakin menarik, kegiatan dilanjutkan dengan permainan sebelum peserta kembali ke rumah. Permainan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
 
Melalui kegiatan pengenalan Lambang Pramuka ini, SD Negeri Tajurhalang 02 berharap para anggota Pramuka Siaga semakin mengenal identitas Gerakan Pramuka dan memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Pembelajaran sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, berakhlak baik, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
 
Pewarta: Muhamad Gilang