Gunung Picung, Sabtu, 26 September 2026 — Semangat latihan Pramuka kembali terlihat di Gugus Depan SDN Gunung Picung 06. Pada latihan rutin kali ini, anggota Pramuka Penggalang mengikuti kegiatan PBB Statis dan materi Trisatya yang dipadukan sebagai bagian dari pembentukan disiplin sekaligus penguatan karakter kepramukaan.
Kegiatan berada di bawah arahan Mabigus Pera Pujianti, S.Pd., dengan pembinaan oleh Kak Ade Rahman Firdaus, S.Sos. dan Kak Nenden Ayu Lestari, S.Pd., serta didukung oleh Pembantu Pembina Kak Anggraeni Alia Wardhani.
Pada sesi PBB Statis, para Penggalang dilatih berbagai sikap dasar baris-berbaris. Peserta didik belajar menjaga sikap tubuh, kerapian barisan, ketepatan gerakan, serta melaksanakan setiap aba-aba secara serentak. Latihan ini membutuhkan konsentrasi dan kedisiplinan dari setiap anggota agar tercipta barisan yang tertib dan kompak.
Lebih dari sekadar latihan gerakan, PBB menjadi sarana pembelajaran karakter. Peserta didik belajar bahwa keberhasilan sebuah kelompok sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan setiap individu. Mereka juga dibiasakan untuk fokus, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menghargai aturan yang telah ditetapkan.
Setelah latihan PBB, kegiatan dilanjutkan dengan materi Trisatya. Para Penggalang diajak memahami kembali makna janji seorang Pramuka serta bagaimana nilai yang terkandung di dalamnya dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
Peserta didik didorong untuk menghubungkan Trisatya dengan kehidupan sehari-hari, seperti menjaga tanggung jawab, berbuat baik, menghormati orang lain, serta memiliki semangat untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dengan demikian, Trisatya tidak berhenti sebagai hafalan, tetapi menjadi pedoman dalam bersikap.
Mabigus Pera Pujianti, S.Pd. menyampaikan bahwa keterampilan dan nilai moral harus berjalan beriringan dalam pembinaan Pramuka.
“PBB membiasakan anak-anak untuk disiplin dan kompak, sedangkan Trisatya mengajarkan mereka tentang janji dan tanggung jawab. Keduanya penting agar anak-anak tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.”
Sementara itu, Kak Ade Rahman Firdaus, S.Sos., Kak Nenden Ayu Lestari, S.Pd., dan Kak Anggraeni Alia Wardhani terus memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Peserta didik diberi kesempatan untuk mempraktikkan gerakan, memperbaiki kesalahan, serta menyampaikan pemahaman mereka mengenai Trisatya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aktif, dan penuh antusiasme. Para Penggalang belajar bahwa menjadi Pramuka bukan hanya tentang kemampuan di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana menjaga sikap dan menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari sebuah kelompok.
Melalui latihan rutin yang berkesinambungan, SDN Gunung Picung 06 terus menjadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah untuk membentuk generasi yang disiplin, mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, kompak, dan berkarakter.
Tegap dalam sikap, teguh dalam janji, siap mengamalkan nilai Pramuka.
Salam Pramuka! ⚜️🤎