CIAMPEA - Guna membentuk karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab, Gerakan Pramuka Gugusdepan 08.023 – 08.024  SDN Bojong Rangkas 04 sukses melaksanakan kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan meriah di lingkungan sekolah pada tanggal 12 – 13  Juni 2026.

Perjusa tahun ini diikuti oleh seluruh anggota Pramuka Penggalang dari kelas 5 dan 6. Dengan mengusung tema "Satu Hati, Satu Janji, Mengabdi untuk Negeri", kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan poin-poin Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari para siswa.

Upacara pembukaan yang dilaksanakan pada Jumat siang dipimpin langsung oleh Kak Suhanda Mewakili Pengurus Kwarran yang hadir kegiatan ini. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa Perjusa adalah simulasi kecil dari kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya.

"Di sini kalian belajar memasak bersama, mendirikan tenda bersama, dan menyelesaikan masalah kelompok. Tanggalkan kemanjaan di rumah, saatnya menunjukkan bahwa Pramuka SDN Bojong Rangkas 04 adalah rujukan siswa yang mandiri dan berkarakter," tegasnya.

Agenda Perjusa 2026 dikemas padat dengan berbagai aktivitas yang menguji fisik, mental, dan kekompakan tim (regu).

 

Wawasan Kepramukaan dikemas dengan Pendalaman materi sandi kotak, semaphore, Morse, serta kompas penunjuk arah. Kemudian Api Unggun dan Pentas Seni hal ini Menjadi momen yang paling ditunggu, Di tengah dinginnya malam, kobaran api unggun menghangatkan suasana saat setiap regu menampilkan kreasi seni mulai dari drama komedi, akustik, hingga tari tradisional. Dan diakhiri Petualangan/Penjelajahan (Wide Game)  Dilaksanakan pada Sabtu pagi, di mana para penggalang harus melewati rute di sekitar desa untuk menyelesaikan misi di setiap pos rintangan. 

Kegiatan Perjusa diakhiri pada Sabtu siang dengan upacara penutupan sekaligus operasi semut (kerja bakti membersihkan kembali area sekolah). Sebelum berkemas pulang, pembina Pramuka mengumumkan penghargaan untuk apresiasi kerja keras para peserta Regu terbaik putra dan  regu terbaik putri dilanjut dengan peserta teraktif dan terfavorit.

Raut lelah di wajah para peserta seketika runtuh, digantikan rasa bangga dan haru setelah berhasil melewati tantangan dua hari satu malam tersebut. Perjusa 2026 tidak hanya meninggalkan jejak tenda di halaman sekolah, tetapi juga mengukir mentalitas baru yang siap menghadapi masa depan.

Pewarta : MAM (Kominfo Kwarran Ciampea)