CISARUA— Usai gelaran upacara pembukaan, suasana di arena perkemahan Lomba Tingkat 2 (LT 2) dan Jambore Pramuka Penggalang langsung semarak dengan digelarnya Lomba Pionering. Ratusan anggota Pramuka Penggalang saling adu ketangkasan dalam merangkai tongkat dan tali di Sunan Giri Manggala Camp , Rabu,12 Agustus 2026.
​Untuk memastikan perlombaan berjalan jujur, transparan, dan terukur, panitia menerjunkan tim juri yang berpengalaman di bidang teknik kepramukaan. Tim juri melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap karya bangun yang dibuat oleh para peserta.
​Kriteria Penilaian Juri
​Proses penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir bangunan yang berdiri tegap, melainkan juga memperhitungkan aspek teknis serta kerja sama tim selama durasi perlombaan berlangsung.
Salah satu perwakilan juri lomba pionering, Ka Ahmad Mubarok,S.Pd.I,.Gr, menegaskan bahwa seluruh penilaian dilakukan secara objektif tanpa membedakan asal pangkalan sekolah.
​"Pionering adalah jantungnya ketangkasan Pramuka. Yang kami nilai bukan sekadar megahnya bangunan, tetapi kebenaran ikatan dan ketahanannya. Satu simpul yang salah atau ikatan yang kendur tentu berpengaruh pada poin akhir," jelasnya di sela-sela inspeksi penilaian.
​Di bawah pengawasan ketat para juri, seluruh regu putra dan putri tampak fokus berpacu dengan waktu. Hasil dari penilaian lomba pionering ini akan menjadi salah satu penentu raihan akumulasi skor untuk memperebutkan predikat Regu Berprestasi Tinggi dalam ajang LT 2 ini.
 
_Infokom Kwarran Cisarua_