CISARUA — Saluran kreativitas dan ketangkasan anggota Pramuka SDN Batulayang terlihat menonjol dalam kompetisi Pionering (tali-menali), salah satu cabang lomba utama pada Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjumsa) dan Lomba Tingkat I (LT-I). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ka Mabiran Cisarua ini menjadi ajang pembuktian kekompakan para peserta Penggalang.

Dalam kompetisi pionering tersebut, setiap regu ditantang untuk merangkai tongkat dan tali menjadi pelbagai bentuk bangunan darurat, seperti tiang bendera portable, menara pandang, hingga tandu (dragbar).

Melatih Ketelitian dan Kekompakan Tim

Pionering bukan sekadar mengikat tali pada tongkat, melainkan menguji pemahaman peserta terhadap jenis simpul, ikatan, serta tingkat kekuatan dan simetrisnya bangunan yang dibuat.

"Pionering ini merupakan salah satu materi penting dalam teknik kepramukaan. Di sini anak-anak belajar ketelitian, ketahanan fisik, serta bagaimana bekerja sama dalam tim di bawah tekanan waktu," ujar Pembina Pramuka SDN Batulayang.

Di bawah sorotan sinar matahari dan sorak semangat rekan-rekannya, tiap regu tampak sigap membagi tugas. Ada yang bertugas memegang tongkat, menyiapkan tali, hingga menarik ikatan agar struktur bangunan berdiri kokoh dan rapi.

Penilaian dan Persiapan ke LT-II

Tim juri yang bertugas melakukan penilaian secara ketat berdasarkan beberapa kriteria utama:

Ketepatan Simpul & Ikatan: Penggunaan simpul mati, simpul pangkal, ikatan silang, dan ikatan palang yang benar.

Kekuatan & Kekokohan Stuktur: Bangunan tidak goyah atau robek saat diberi beban/diuji.

Kerapian & Kestabilan: Estetika serta kepresisian bentuk bangunan.

Manajemen Waktu & Kerja Sama: Efisiensi waktu pembuatan dan pembagian peran dalam regu.

Hasil nilai dari cabang lomba pionering ini akan digabungkan dengan cabang kompetisi LT-I lainnya untuk menentukan Regu Berprestasi Tinggi (Regu Terap). Regu terbaik inilah yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili SDN Batulayang pada Lomba Tingkat II (LT-II) mendatang di tingkat Kecamatan Cisarua.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta dalam lomba pionering ini menjadi cerminan bahwa kegiatan Perjumsa sukses membentuk mental mandiri dan tangguh bagi generasi muda di SDN Batulayang.