CITEUREUP – Sejumlah unsur Gerakan Pramuka turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tingkat Kecamatan Citeureup. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Citeureup pada Rabu, 3 Juni 2026 pagi.

Upacara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala atau kejadian yang mengganggu jalannya acara.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kecamatan Citeureup mewakili Camat Citeureup yang berhalangan hadir. Dalam pembukaannya, Kasi Pemerintahan menyampaikan permohonan maaf serta doa bersama untuk jajaran pimpinan kecamatan.
"Pertama, kami sampaikan permohonan maaf dari Bapak Camat Citeureup yang tidak bisa hadir langsung karena diperintahkan untuk menghadiri acara yang sama di tingkat kabupaten. Kemudian yang kedua, mohon doanya untuk Bapak Sekretaris Kecamatan Citeureup yang saat ini sedang sakit dan dirawat di RS Husada. Mudah-mudahan beliau diangkat penyakitnya dan disembuhkan kembali," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pemerintahan membacakan sambutan tertulis dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Bogor menyampaikan bahwa peringatan HJB ke-544 tahun 2026 ini memiliki momen bersejarah yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, upacara peringatan dipusatkan di Desa Mangasari.

"Peringatan Hari Jadi Bogor merupakan momentum penuh makna untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bogor. Di tahun ini, untuk pertama kalinya peringatan HJB diselenggarakan di Desa Mangasari, tempat di mana pada tahun 1948–1949 yang lalu, pada masa pemerintahan darurat, ibu kota Kabupaten Bogor berada di bawah kepemimpinan Bupati pertama, Bapak Raden Hipik Jadamana," ungkap Bupati dalam naskah sambutannya.

Melalui pemilihan lokasi tersebut, seluruh masyarakat diajak untuk mengingat kembali akar sejarah berdirinya Kabupaten Bogor yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan nilai patriotisme.

Lebih lanjut, Bupati Bogor menjelaskan makna mendalam di balik tema Hari Jadi Bogor tahun ini, yaitu "Bergerak Serempak, Nyata Berdampak." Tema ini menekankan pentingnya keselarasan niat dan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

"Tema ini memiliki makna bahwa keselarasan dalam niat, langkah, dan arah pembangunan yang berlandaskan rasa tanggung jawab kolektif sangatlah penting. Apa yang terjadi saat ini merupakan hasil dari upaya masa lalu, dan apa yang kita lakukan saat ini tentunya untuk masa depan yang lebih baik. Setiap langkah yang dilakukan secara konsisten akan membentuk perubahan besar," jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa kepemimpinannya saat ini bersama Wakil Bupati, Ade Rohandi, merupakan keberlanjutan dari perjuangan para pimpinan terdahulu.

Melalui sambutan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mantan bupati, tokoh ulama, DPRD, TNI, Polri, ASN, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Bumi Tegar Beriman.

Bupati juga merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya dan menegaskan komitmen untuk melakukan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan.

"Kami menyadari bahwa selama satu tahun kepemimpinan kami masih belum maksimal, sehingga masih banyak program yang perlu ditingkatkan. Kami ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berputar di pusat pemerintahan, tetapi harus menyentuh wilayah perbatasan agar mereka yang tinggal di sana dapat merasakan hal yang sama. Kita sedang membangun masa depan generasi penerus di perbatasan," tegasnya.

Menutup amanatnya, Bupati Bogor mengingatkan bahwa wilayah Kabupaten Bogor yang sangat luas tidak akan bisa dibangun oleh satu orang atau satu kelompok saja, melainkan harus dibangun oleh orang-orang yang mencintainya dengan sepenuh jiwa dan pikiran.

"Mari kita perkuat sinergi dengan semangat kebersamaan untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur, dari Kabupaten Bogor untuk bangsa Indonesia. Wilujeng milangkala Kabupaten Bogor ke-544, Bergerak Serempak, Nyata Berdampak!" tutup amanat tersebut.

Nabilah Faizah Azizah