CILEUNGSI – Aura kedisiplinan menyelimuti lapangan SMK Kharisma Bangsa pada Jumat, 10 April 2026. Sebanyak 20 orang calon anggota Pramuka Garuda dari golongan Penggalang dan Penegak berkumpul untuk menjalani proses penilaian Calon Pramuka Grauda Kwarran Cileungsi tahun 2026 tahap 1.
Agenda ini merupakan fase krusial bagi para anggota muda untuk membuktikan kelayakan mereka sebelum menyandang predikat Garuda, kasta tertinggi dalam kecakapan Pramuka.
Ketegasan dalam Tes Baris Berbaris adalah fokus utama pada kegiatan kali ini adalah Tes Baris Berbaris (PBB). Bukan sekadar gerak fisik, ujian ini dirancang untuk memantau ketajaman insting, konsentrasi tingkat tinggi, serta kepatuhan terhadap instruksi di bawah tekanan.
Proses pengujian dipimpin langsung oleh duet instruktur berpengalaman, Ka Helmi dan Kak Yahya. Keduanya memantau dengan teliti setiap detail gerakan, mulai dari keseragaman langkah hingga sikap sempurna para peserta.
"Seorang Pramuka Garuda adalah cerminan dari keteraturan. Melalui evaluasi PBB ini, kami melihat sejauh mana mereka bisa menyelaraskan hati, pikiran, dan gerakan dalam satu komando," tegas Ka Helmi di sela-sela kegiatan.
Dipilihnya SMK Kharisma Bangsa sebagai lokasi kegiatan memberikan ruang yang representatif bagi para calon Garuda untuk menunjukkan performa maksimal. Pihak sekolah mendukung penuh penyediaan sarana lapangan guna memastikan standarisasi penilaian dari Kwarran Cileungsi dapat berjalan objektif.
Ka Yahya menambahkan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Meski cuaca cukup menantang, para Penggalang dan Penegak tetap tegak berdiri demi menuntaskan misi mereka menjadi teladan di pangkalan masing-masing.
Rangkaian Penilaian ini ditutup dengan evaluasi mendalam dari tim penguji. Dengan selesainya uji PBB ini, para calon Pramuka Garuda diharapkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mentalitas pemimpin yang siap mengabdi bagi masyarakat Cileungsi.
Pewarta : Zazkia Amelia Putri/ calon unit warta saskara Kwartir ranting Cileungsi