CILEUNGSI – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Cileungsi mengadakan Pembekalan Narakarya bagi para lulusan Kursus Mahir Dasar (KMD) dan Kursus Mahir Lanjutan (KML) pada Jumat, 24 Juli 2026 di SMPN 4 Cileungsi. Kegiatan ini merupakan langkah awal pendampingan bagi para pembina dalam melaksanakan masa pengembangan diri (Narakarya) sebagai syarat penyelesaian pendidikan kepramukaan setelah mengikuti kursus.

Sebanyak 35 orang pembina lulusan KMD dan KML mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Hadir sebagai narasumber Kak Zaenudin, S.Pd. dan Kak Helmi Basumbul, S.Pd., yang memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pelaksanaan Narakarya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan diawali dengan pengantar mengenai Narakarya yang disampaikan oleh Sekretaris Kwarran Cileungsi. Pada sesi tersebut peserta diberikan gambaran mengenai tujuan, manfaat, serta tahapan yang harus dilalui selama menjalankan masa pengembangan diri sebagai pembina Pramuka.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar Narakarya, urutan pelaksanaan Narakarya, hingga administrasi Narakarya yang harus dipenuhi. Pembahasan administrasi disampaikan secara rinci oleh Kak Helmi Basumbul, S.Pd., sehingga peserta memahami berbagai dokumen yang perlu disiapkan, mekanisme pelaporan, serta tata cara penyusunan portofolio Narakarya.

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan Narakarya di gugusdepan masing-masing. Sesi ini dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi sehingga seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai proses pendampingan yang akan dijalani.

Wakil Ketua Bidang Bina Wasa Kwarran Cileungsi, Kak Ellin Sumarlina, S.T., M.Pd., menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan bagian dari komitmen Kwarran Cileungsi dalam mendampingi para pembina hingga menyelesaikan masa Narakarya dengan baik.

"Ini tahap awal Kwarran Cileungsi berupaya membekali pembina lulusan KMD/KML. Selama enam bulan mereka akan dibimbing oleh tim yang dibentuk Kwarran Cileungsi," ungkap Kak Ellin Sumarlina, S.T., M.Pd.

Melalui pendampingan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti KMD maupun KML dalam kegiatan pembinaan di gugusdepan, sekaligus memenuhi seluruh persyaratan Narakarya secara sistematis.

Sebagai tindak lanjut, Kwarran Cileungsi telah merencanakan pelaksanaan Sidang Narakarya pada Desember 2026. Sidang tersebut akan menjadi tahapan akhir untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan Narakarya sekaligus menentukan kelulusan peserta dalam masa pengembangan diri sebagai pembina Pramuka.