CILEUNGSI — Lulusan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) Kwarran Cileungsi Tahun 2026, Rafah Dhita Syalma dari SMAN 1 Cileungsi, melaksanakan kegiatan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pengembangan diri dengan memberikan materi keterampilan origami kepada 20 Pramuka Siaga di SDN 1 Cileungsi, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut mengangkat materi SKU Siaga Nomor 33, yaitu kemampuan melipat kertas menyerupai pesawat, kapal, flora, atau fauna. Dalam pelaksanaannya, peserta didik diajak mengenal dan mempraktikkan cara membuat kerajinan sederhana menggunakan kertas origami hingga membentuk karya yang menarik dan unik.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembukaan. Sepuluh menit kemudian, Rafah memberikan penjelasan singkat mengenai materi yang akan dipelajari. Peserta didik kemudian diberikan kertas origami dengan warna yang dapat mereka pilih sesuai kesukaan masing-masing. Pada pukul 08.15–08.40 WIB, peserta didik mengikuti penjelasan sekaligus praktik melipat kertas secara bersama-sama.

Dengan bimbingan Rafah, para Pramuka Siaga berhasil membuat bentuk kupu-kupu berwarna-warni dari kertas origami. Suasana kegiatan semakin menyenangkan ketika peserta didik diajak membawa hasil kerajinan yang telah dibuat ke area pepohonan. Pada pukul 08.40–09.55 WIB, mereka menempatkan hasil karya tersebut di pepohonan sehingga terlihat lebih indah dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sekaligus dikemas dalam suasana bermain agar peserta didik tetap aktif dan antusias mengikuti pembelajaran. Setelah kegiatan selesai, peserta didik kembali berkumpul untuk melakukan persiapan sebelum pulang. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebelum peserta didik kembali ke rumah masing-masing.

Rafah Dhita Syalma mengaku sangat senang dapat melaksanakan RTL PPIM bersama para Pramuka Siaga. Menurutnya, antusiasme peserta didik menjadi salah satu hal yang membuat kegiatan tersebut berlangsung menyenangkan.

“Sangat amat seru dan semangat karena membuat dan mengerjakan RTL yang menyenangkan bersama anak-anak yang sangat antusias membuatnya,” ujar Rafah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif bagi peserta didik dan mendorong mereka untuk terus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan kepramukaan.

“Harapan saya semoga mereka selalu bisa berkembang menjadi lebih baik dan bersemangat untuk terus ikut belajar nonakademik di Pramuka.

Saya harap mereka selalu enjoy setiap belajar ilmu kepramukaan karena di dalam Pramuka tidak hanya belajar dan mengingat, tetapi juga mengasah keterampilan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan RTL tersebut, materi SKU Siaga Nomor 33 tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan langsung dalam bentuk kegiatan kreatif. Pembelajaran melalui origami menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, serta keberanian dalam menghasilkan karya.