TAJURHALANG — Memperingati Hari Pramuka ke-65 pada Jumat, 14 Agustus 2026, Yayasan Aqilah Hidayah menggelar rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan wawasan sejarah kepanduan. Kegiatan dipusatkan di area luar ruangan (outdoor) komplek sekolah sejak siang hari dan ditutup dengan upacara bendera pada sore hari.
 
Rangkaian Agenda Kegiatan
Edukasi Sejarah Kepramukaan di Luar Ruangan (Siang Hari)
Sebelum melangsungkan upacara, seluruh siswa berkumpul di area terbuka sekolah untuk menyimak pembekalan materi khusus mengenai sejarah Gerakan Pramuka. Disampaikan secara interaktif di alam terbuka, materi yang diberikan meliputi:
 
Awal Mula Kepanduan Dunia: Mengenal sosok Baden Powell serta tonggak lahirnya gerakan kepanduan internasional.
 
Perjalanan Pramuka di Indonesia: Sejarah berdirinya organisasi kepanduan nasional hingga disatukannya berbagai peninggalan organisasi menjadi Gerakan Pramuka lewat Keputusan Presiden Tahun 1961.
 
Makna Hari Pramuka 14 Agustus: Mengulas kembali momen bersejarah pelantikan Mapinas dan penganugerahan Panji Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 1961.
 
Upacara Sore
Memasuki pukul 16.00 WIB, suasana beralih menjadi lebih khidmat. Seluruh peserta didik berbaris rapi di lapangan utama untuk mengikuti upacara sore.
 
Prosesi Upacara: Upacara berjalan lancar di bawah naungan cuaca sore yang sejuk.
 
Amanat Pembina: Pembina mewakili Yayasan Aqilah Hidayah berpesan agar nilai-nilai perjuangan para tokoh sejarah kepramukaan dijadikan inspirasi dalam menuntut ilmu dan berorganisasi.
 
"Dengan mempelajari sejarahnya langsung di luar ruangan, kami ingin para siswa tidak sekadar menghafal tanggal, tetapi menghayati api semangat perjuangan yang melandasi berdirinya Gerakan Pramuka di tanah air."
 
Penutupan
Rangkaian pembekalan sejarah dan upacara sore peringatan Hari Pramuka ke-65 ini diakhiri dengan doa bersama serta pembubaran barisan secara tertib menjelang waktu maghrib.