Aceh Tamiang — Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, berbagai elemen masyarakat terus melakukan upaya pemulihan lingkungan. Salah satu aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, seorang anggota Saka Wira Kartika Kodim 0621/Kabupaten Bogor Yusrizano R, turut ambil bagian membantu proses pembersihan area pondok pesantren yang terdampak banjir. Bersama relawan dan warga setempat, anggota Pramuka tersebut membersihkan lumpur yang menggenangi lantai asrama serta merapikan fasilitas pondok pesantren agar dapat kembali digunakan.
Kegiatan pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan peralatan seadanya, mulai dari menyapu lumpur, membersihkan sisa genangan air, hingga menata kembali perlengkapan milik para santri. Semangat kebersamaan tampak jelas dalam setiap tahapan kegiatan, meskipun kondisi di lapangan masih cukup terbatas.
Kehadiran anggota Saka Wira Kartika ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda Pramuka dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Aksi tersebut sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan, khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat, solidaritas, dan semangat kemanusiaan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, aktivitas belajar mengajar serta kehidupan para santri di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin dapat segera kembali normal. Kegiatan kemanusiaan ini telah berlangsung sejak 28 Desember 2025 dan hingga 2 Januari 2026 masih terus berlanjut sebagai bentuk komitmen relawan dalam membantu proses pemulihan pascabanjir.
Sinergi antara relawan, masyarakat, dan organisasi kepemudaan menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan fasilitas yang terdampak, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dalam menghadapi bencana.