Bogor — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor tengah mematangkan Grand Desain Kampung Pramuka sebagai program strategis pembinaan karakter generasi muda dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai kepramukaan. Program ini direncanakan berlokasi di Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, dan ditetapkan sebagai pilot project sebelum direplikasi ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.
Pemantapan Grand Desain Kampung Pramuka tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula DPMPTSP Kabupaten Bogor pada Kamis, 08 Januari 2026, pukul 13.30 WIB. dan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Kwarcab Kabupaten Bogor, Kak Makmur Rozak. Rapat ini menjadi forum strategis yang disusun secara terstruktur dan komprehensif, meliputi penyusunan pedoman umum Kampung Pramuka, tahapan pelaksanaan program, penetapan lokasi percontohan, serta penguatan kerja sama lintas sektor. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan desa berbasis karakter, gotong royong, edukasi, dan kemandirian masyarakat.
Tahapan Program Kampung Pramuka Tahun 2026
Dalam agenda strategis tahun 2026, Kwarcab Kabupaten Bogor menetapkan beberapa langkah utama, antara lain penetapan kesepakatan program di tingkat Kwartir Cabang, pelaksanaan survei lokasi Kampung Pramuka, penguatan dan finalisasi regulasi serta pedoman pelaksanaan, serta penetapan lokasi pilot project Kampung Pramuka di wilayah Kwarran Ciawi. Ke depan, Kampung Pramuka direncanakan menjadi gerakan masif yang dikembangkan secara bertahap di seluruh kecamatan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang berkelanjutan.
Dukungan Mabiran dan Pemerintah Daerah
Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kwarran Ciawi, Kak Deni Kuswara, menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi atas inisiatif Kampung Pramuka yang digagas oleh Kwarcab Kabupaten Bogor. Ia menekankan pentingnya aksi nyata yang didukung perencanaan dan anggaran berkelanjutan dengan secara bijak dan terarah. Sosialisasi Kampung Pramuka juga didorong agar dilakukan secara aktif melalui media sosial dan kanal informasi resmi guna menginspirasi desa-desa lain, termasuk wilayah perkotaan.
Selain itu, disampaikan pula arahan Bupati Bogor agar setiap desa memiliki kawasan hutan kota yang dapat dikembangkan sebagai ekowisata dan lokasi perkemahan, selaras dengan konsep Kampung Pramuka.
Penguatan Abdimas dan Pendidikan Karakter
Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kak Sulaemansyah menegaskan bahwa Kampung Pramuka harus dibangun di atas fondasi nilai, regulasi, dan tujuan yang jelas agar pengabdian masyarakat berjalan terarah.
Sementara itu, Kepala Pusat Pembinaan Kampung Pramuka (P2KP) Kak Wawan Gunawan menekankan pentingnya penguatan karakter berlandaskan Dasa Darma Pramuka, termasuk melalui pengembangan pendidikan kepramukaan dan pembinaan Pramuka Garuda. P2KP sendiri merupakan unit organisasi pendukung yang dibentuk khusus oleh Kwarcab Kabupaten Bogor untuk merencanakan, mengoordinasikan, dan mendampingi pelaksanaan Kampung Pramuka. Kwarcab menargetkan pada tahun 2030 setiap kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki minimal satu Kampung Pramuka.
Kampung Pramuka Beridentitas Kuat
Dalam pengembangan fisik, Kampung Pramuka Desa Banjarwangi dirancang memiliki berbagai fasilitas pendukung, seperti gapura kampung, aula, lapangan kegiatan, kedai Pramuka, spot foto tematik, serta penamaan jalan dan gang dengan istilah kepramukaan guna memperkuat identitas visual dan kultural kampung.
Ketua Kwarran Ciawi, Kak Supratno Prasetyo, menyampaikan bahwa Kampung Pramuka diharapkan menjadi barometer kepramukaan di wilayah Ciawi sekaligus sarana penguatan nilai Satya dan Darma Pramuka di tengah masyarakat.
RW 05 Cibolang sebagai Lokasi Awal
Berdasarkan hasil kajian bersama tim kabupaten, RW 05 Kampung Cibolang, Desa Banjarwangi, ditetapkan sebagai lokasi awal Kampung Pramuka karena masih kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Sebagai langkah awal, akan dilaksanakan pembangunan gapura Kampung Pramuka, pengukuhan POKJA Kampung Pramuka, serta pencanangan penanaman 1.000 pohon kelapa secara gotong royong pada Minggu, 11 Januari 2026, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa.
Selain itu, turut dicanangkan program unggulan “7 Sarjana dari 1 Desa/Kampung Pramuka” sebagai bentuk investasi sumber daya manusia berbasis Kampung Pramuka.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, Kak Agus Ridallah, menyampaikan dukungan penuh atas terwujudnya Kampung Pramuka sebagai langkah strategis memperkuat peran Gerakan Pramuka di tengah masyarakat. Menurutnya, Kampung Pramuka bukan sekadar kawasan kegiatan, melainkan ruang edukasi, pembinaan karakter, dan pusat pemberdayaan masyarakat yang mengimplementasikan nilai Satya dan Darma Pramuka secara nyata.
Dengan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, Kampung Pramuka Desa Banjarwangi diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi pengembangan Kampung Pramuka di seluruh Kabupaten Bogor.