Tim SAR Sayaga Pramuka Peduli Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor kembali melanjutkan operasi pencarian korban longsor pada hari ke-7, Kamis, 29 Januari 2026, di wilayah Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pada operasi hari ini, tim dibagi ke dalam dua sektor pencarian, yaitu Sektor A 21 dan Sektor A 22. Fokus utama kegiatan adalah mengawasi dan mendampingi proses penggalian menggunakan alat berat ekskavator (beko) guna memastikan pencarian berjalan aman, efektif, dan sesuai prosedur SAR.
Lokasi operasi berada di kawasan longsor Pasirlangu dengan titik koordinat 6°47'38"S 107°32'10"E, pada ketinggian sekitar 1.250 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bencana longsor ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak 24 Januari 2026.
Kondisi cuaca pada pagi hari terpantau mendung dan berkabut dengan suhu sekitar 23°C, sementara pada siang hari cuaca berangsur cerah, sehingga mendukung kelancaran proses pencarian menggunakan alat berat.
Operasi SAR melibatkan Tim Pramuka Peduli Sayaga Kwarcab Bogor yang berkoordinasi dengan Basarnas Bandung, unsur TNI, Polri, serta relawan lokal. Hingga hari ke-7 operasi, tercatat 78 orang selamat, 58 bodypack ditemukan, dan 44 korban telah teridentifikasi.
Pada pelaksanaan operasi hari ini, tim SAR berhasil menemukan 2 bodypack di sektor A 21 dan A 22. Secara keseluruhan, hasil temuan hari ini meliputi:
-
Sektor A 1: 1 bodypack
-
Sektor A 21: 1 bodypack
-
Sektor A 22: 1 bodypack
-
Sektor C: 1 bodypack
Personel Pramuka Peduli Sayaga Kwarcab Bogor yang terlibat langsung dalam operasi hari ke-7 ini antara lain Herry Purwantoro, M. Iswahyudi, Ahmad Kholid, Endang S., dan Asep Hermanto.
Operasi SAR direncanakan berlangsung selama 14 hari, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan proses evakuasi berjalan lancar. Pramuka Peduli terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian kemanusiaan.