Bogor – Di sela-sela kesibukan dan agenda yang padat, kak Agus Ridallah, SH, MH, M.Pd Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor menyempatkan diri untuk hadir langsung dalam kegiatan Rapat Kerja Gugus Darma Tohaga. Kehadiran tersebut menjadi bentuk nyata dukungan dan apresiasi Kwarcab terhadap eksistensi serta peran strategis Gugus Darma Tohaga dalam menguatkan Gerakan Pramuka.
Ketua Kwarcab hadir didampingi oleh Kak Evi Alvian dari unsur Andalan Kwarcab serta Kak Michael Mamoto (Kak Mecky), Ketua LPK Kwarcab, yang dikenal dengan semangat dan gaya pemanduan yang luar biasa sehingga mampu membangun suasana rapat kerja yang hidup, hangat, dan penuh semangat kepramukaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarcab memberikan apresiasi tinggi kepada Kak Egi Gunadhi Wibawa sebagai salah satu tokoh penggagas lahirnya Gugus Darma Tohaga sekaligus Ketua Gugus Darma Tohaga. Selain itu, Ketua Kwarcab juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Kak Michael Mamoto (Kak Mecky) atas dedikasi, semangat, dan perannya yang luar biasa dalam memandu serta menggerakkan Gugus Darma secara energik dan inspiratif
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab menyampaikan target besar Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor, yaitu mencetak 50.000 Pramuka Garuda, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing. Di sisi lain, Ketua Kwarcab menegaskan bahwa Gugus Darma memiliki peran penting dalam membangun silaturahmi dan semangat kepramukaan bagi para Pramuka yang telah purna, tidak memiliki pangkalan atau gugus depan, namun masih memiliki semangat tinggi sebagai aktivis Pramuka.
Gugus Darma diharapkan menjadi wadah dan ruang pengabdian bagi para aktivis Pramuka tersebut, sekaligus menjadi kekuatan pendukung yang aktif dalam menyukseskan berbagai kegiatan Pramuka di Kwartir Ranting, Kwartir Cabang, hingga Gugus Depan.
Ketua Kwarcab juga menganjurkan agar Gugus Darma Tohaga turut mengambil peran dalam program strategis Kwarcab melalui gerakan penanaman 50.000 pohon. Penanaman pohon tersebut diharapkan dilakukan di lokasi-lokasi strategis, seperti di sepanjang bantaran sungai, halaman rumah, maupun ruang terbuka lainnya, serta dilaporkan melalui video dokumentasi yang akan diunggah dan diperbarui melalui aplikasi sebagai bagian dari sistem monitoring program Kwarcab.
Lebih lanjut, Ketua Kwarcab menyampaikan harapannya agar Gugus Darma juga berperan aktif di Kampung Pramuka, serta terus hadir dalam berbagai kegiatan Kwarcab. Kehadiran Gugus Darma dengan berseragam Pramuka dinilai penting untuk menjaga eksistensi, identitas, dan kesinambungan nilai-nilai kepramukaan lintas generasi.
Dalam arahannya, Ketua Kwarcab juga mendorong lahirnya program kebersamaan yang khas dan membumi, yaitu Kemping Gugus Darma Tohaga. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, nostalgia, serta penguatan semangat kepramukaan bagi para anggota Gugus Darma. Kemping tersebut bukan sekadar berkemah, tetapi menjadi simbol bahwa jiwa Pramuka tidak mengenal kata purna, selama semangat pengabdian masih menyala.
Ketua Kwarcab menegaskan bahwa Kemping Gugus Darma Tohaga dapat dikemas secara sederhana namun bermakna, berorientasi pada kebersamaan, refleksi nilai-nilai Dasadarma, diskusi santai, hingga kegiatan sosial dan lingkungan. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat peran Gugus Darma sebagai mitra strategis Kwarcab dalam menjaga kesinambungan nilai, tradisi, dan semangat Pramuka lintas generasi.
Ketua Kwarcab mengaku merasa bangga dan senang apabila dalam setiap kegiatan Kwarcab selalu ada keterlibatan Gugus Darma, sebagai simbol bahwa semangat Pramuka tidak pernah purna, melainkan terus hidup melalui pengabdian, kebersamaan, dan keteladanan.